Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 15-07-2023 Asal: Lokasi
Tingkat elektrolit:
Periksa tingkat asam baterai setiap minggu. Jika baterai beroperasi pada suhu tinggi, isi ulang dengan air suling atau air deionisasi setiap tiga hari.
Kegagalan mempertahankan tingkat yang tepat dapat menyebabkan kerusakan pada pelat baterai, memperpendek masa pakai baterai, dan masalah lainnya.
Untuk memeriksa levelnya:
①Buka tutup ventilasi.
②Jika level elektrolit berada di bawah bagian atas tutup ventilasi, ini menunjukkan bahwa level elektrolit terlalu rendah dan perlu diisi ulang dengan air suling atau air deionisasi.
③Jika level elektrolit sejajar atau lebih tinggi dari tutup ventilasi, berarti berada pada posisi yang benar.
Periksa konektor, kabel penghubung, dan tutupnya apakah ada tanda-tanda korosi atau kerusakan:
①Periksa adanya korosi antara sambungan tiang konektor dan kabel utama. Korosi di area ini dapat mengganggu sambungan listrik dan menyebabkan masalah kinerja.
②Periksa tutupnya apakah ada tanda-tanda transmutasi atau panas berlebih. Transmutasi dapat menunjukkan reaksi kimia yang terjadi di dalam tutupnya, yang berpotensi membahayakan integritasnya.
Panas berlebih mungkin menunjukkan hambatan listrik yang berlebihan atau masalah lain yang perlu segera diatasi.
Pemeriksaan rutin terhadap komponen-komponen ini membantu memastikan integritas dan berfungsinya sistem kelistrikan.
Jaga kebersihan dan kekeringan bagian luar baterai untuk mencegah rambat:
①Pastikan permukaan baterai tetap bersih dan bebas dari kotoran dan serpihan. Permukaan yang kotor dapat menyebabkan rambat, yang dapat membahayakan keselamatan dan kinerja baterai.
②Periksa bagian luar baterai secara berkala untuk melihat apakah ada tanda-tanda kontaminasi atau penumpukan. Jika terdapat kotoran atau zat lain, bersihkan permukaan secara menyeluruh untuk mencegah potensi masalah.
Dengan menjaga bagian luar baterai tetap bersih dan kering, Anda membantu menjaga keamanannya dan memperpanjang masa pakainya.
3.Pemeliharaan
① Pengisian Air:
Isi dengan air suling atau air deionisasi sesuai tingkat elektrolit. Hindari mengisi air suling secara berlebihan untuk menunda interval pengisian ulang, karena kelebihan air dapat menurunkan berat jenis, sehingga menyebabkan tumpahan elektrolit. Tumpahan ini dapat menimbulkan korosi pada kotak logam dan kabel, sehingga mempengaruhi masa pakai baterai dan menyebabkan rambat.
② Pengisian daya:
Pengisian daya menghasilkan gas, sehingga memerlukan lingkungan yang berventilasi baik dan tidak adanya api terbuka. Oksigen dan gas asam yang dikeluarkan selama pengisian daya dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Saat mencabut pengisi daya, busur listrik dapat terjadi. Oleh karena itu, pertama-tama matikan daya pengisi daya lalu cabut stekernya. Setelah mengisi daya, hidrogen dapat terakumulasi, jadi hindari memaparkan area tersebut ke nyala api.
